Kumpulan Berita
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menyatakan pasar modal Indonesia mencatat pertumbuhan yang sangat pesat dan kini menjadi yang terbesar di kawasan ASEAN.
Danantara Indonesia membuka peluang untuk masuk sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan rencana demutualisasi bursa. Namun hingga saat ini, besaran modal dan porsi kepemilikan yang akan diambil Danantara masih belum ditetapkan.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui lini Investment Management-nya menegaskan peran aktifnya sebagai pemain besar di pasar modal Indonesia.
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, buka suara soal perombakan jajaran direksi bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan modal investasi di pasar saham sedang dicanangkan.
Danantara Indonesia buka suara menanggapi rencana pengambilalihan tambang emas Martabe di Sumatera Utara dari PT Agincourt Resources ke BUMN baru Perminas.
OJK membuka pintu jika Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara masuk sebagai pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rosan menjelaskan, Danantara bersikap terbuka terhadap kemungkinan tersebut apabila proses demutualisasi BEI telah terealisasi.