Kumpulan Berita

Defisit Apbn


Hot Issue
16 September 2025

Paket Stimulus 8+4+5, Intip Potensi Risiko dan Dampak Bagi Ekonomi

Paket stimulus ekonomi 8+4+5 bertujuan menjaga konsumsi dan menciptakan lapangan kerja. Fokus pada bantuan pangan, padat karya, dan insentif fiskal. Namun, perlu waspada terhadap risiko fiskal dan memastikan eksekusi efektif di tahun 2025.

Hot Issue
18 August 2025

6 Fakta Menuju APBN Tanpa Defisit di Era Presiden Prabowo

Presiden Prabowo optimis APBN tanpa defisit tercapai di 2027/2028. Strateginya meliputi optimalisasi aset negara, inovasi pembiayaan, dan peningkatan pendapatan pajak. Sri Mulyani fokus pada RAPBN 2026 dengan target defisit nol persen bertahap.

Hot Issue
17 August 2025

Prabowo Targetkan APBN Tanpa Defisit, Sri Mulyani: Kita Lihat Dulu 2026

Pemerintah menyiapkan strategi untuk memperkecil defisit APBN menuju balanced budget, dengan target Prabowo mencapai nol persen pada 2029. Sri Mulyani fokus pada RAPBN 2026 sambil mempertimbangkan target tersebut secara bertahap.

Hot Issue
15 August 2025

Nota Keuangan, Prabowo Targetkan APBN Tanpa Defisit 2 Tahun Lagi

Presiden Prabowo Subianto menargetkan APBN tanpa defisit dalam 2 tahun ke depan. Ia berjanji untuk terus melakukan efisiensi anggaran dan berharap dapat mencapai APBN seimbang pada tahun 2027 atau 2028.

Hot Issue
7 July 2025

Sri Mulyani Janji Jaga Defisit dan Utang Secara Hati-Hati dalam APBN 2026

Sri Mulyani Indrawati memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 berada pada tingkat signifikan

Hot Issue
3 July 2025

DPR Setujui Sri Mulyani Pakai Sisa Anggaran Rp85,6 Triliun Tambal Defisit Anggaran 2025

DPR resmi menyetujui pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) APBN tahun anggaran 2024.

Hot Issue
1 July 2025

Sri Mulyani: Defisit APBN Semester I-2025 Capai Rp204,2 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Juni atau semester I 2025 mencapai 0,84 persen.

Hot Issue
20 May 2025

Sri Mulyani Jaga Defisit APBN 2026 Tak Lebih dari 2,53%, Ini Penjelasannya

Sri Mulyani Indrawati memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di kisaran 2,48% hingga 2,53%