Kumpulan Berita
APBN mengalami defisit sebesar Rp104,2 triliun atau 0,43 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Maret 2025
Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp104,2 triliun.
Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mengalami defisit
Kemenkeu mencatat realisasi pembiayaan anggaran atau penarikan utang baru sebesar Rp428,8 triliun hingga 30 November 2024
Pemerintah harus segera menyiapkan anggaran untuk membayar premi asuransi yang dialokasikan di APBN
APBN mengalami defisit sebesar Rp401,8 triliun pada akhir November 2024.
Kementerian Keuangan mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp153,7 triliun mencapai pada Agustus 2024
Sri Mulyani memproyeksikan defisit APBN berada di angka 2,70% terhadap PDB (produk domestik bruto) hingga akhir tahun 2024.