Kumpulan Berita

Densus 88


Megapolitan
3 September 2024

Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris Bekasi Ternyata Montir di Bengkel

Terduga teroris berinisial FNA (25) ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri di Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa (3/9/2024).

Nasional
3 September 2024

Densus: Tersangka Teroris Gorontalo Pernah Rencanakan Aksi Teror di Bursa Efek Singapura

Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengungkap, tersangka pernah berencana melancarkan aksi teror di Bursa Efek Singapura pada 2014 silam.

Jatim
3 September 2024

Densus 88 Tangkap Teroris yang Pernah Rencanakan Teror di Bursa Efek Singapura

Densus 88 Antiteror Polri menangkap satu terduga teroris di wilayah Gorontalo berinisial YLK alias IS alias AT alias MAL alias AH.

Nasional
7 August 2024

Breaking News! Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Jakbar, Terafiliasi ISIS

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dua terduga terorisme berinisial RJ dan AM di kawasan Jakarta Barat. Keduanya disebutkan terafiliasi ISIS.

Megapolitan
6 August 2024

Selidiki Pabrik Senpi Rakitan Dipakai untuk Tembak Pemotor, Polres Bogor Gandeng Densus 88

Polres Bogor berkoordinasi dengan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terkait kasus penembakan oleh pelaku tawuran terhadap pemotor di wilayah Klapanunggal, Bogor.

Nasional
5 August 2024

Teroris di Malang Terpapar Ajaran ISIS Lewat Medsos dan Telegram Kelompok Radikal Lintas Negara

Tersangka terorisme berinisial HOK (19) di Batu, Malang, Jawa Timur, terpapar ajaran ISIS atau Daulah Islamiyah melalui grup media sosial (medsos).

Nasional
5 August 2024

Pelajar Terduga Teroris Belajar Buat Beragam Jenis Bom Rakitan untuk Diledakkan di Rumah Ibadah

Tersangka teroris HOK (19) yang ditangkap di Malang ternyata belajar membuat beberapa jenis bom rakitan.

Nasional
3 August 2024

Masih Pelajar, Teroris di Malang Beli Bahan Bom Rakitan Pakai Uang Jajan dan Tabungan

Tersangka teroris HOK (19) yang ditangkap di Kota Batu, Malang, Jawa Timur ternyata menggunakan uang jajan dan tabungannya untuk membeli bahan-bahan bom rakitan.