Kumpulan Berita
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tergolong rapuh (fragile) akibat tekanan sektor industri dan defisit perdagangan.
Bali dan Nusa Tenggara menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 yang mencapai 5,29 persen.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 5,29 persen masih didorong kuat oleh konsumsi rumah tangga
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29 persen pada kuartal II-2026.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat sebesar 0,32 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh posisi Rp17.969.
LPEM FEB UI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat di bawah angka 5 persen.
Meski ekonomi kuartal II banyak diproyeksikan melemah, angkanya tidak jauh dari kisaran 5,4-5,6 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan perekonomian nasional sepanjang 2026 akan tumbuh di kisaran angka 5,6-6 persen. Proyeksi ini di topang dari sinergi kebijakan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan.