Kumpulan Berita
Pada kuartal pertama 2026, perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,6 persen
Capaian ekonomi pada kuartal pertama tahun ini merupakan hasil pengolahan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan melalui berbagai indikator riil.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan peran aktif perekonomian daerah memegang kunci krusial dalam merealisasikan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Pemerintah menilai capaian makro tersebut mustahil terwujud jika hanya mengandalkan stimulus kebijakan dari pusat tanpa adanya lompatan performa dari pemerintah daerah.
Pemerintah membantah kondisi perekonomian Indonesia saat ini tengah bergerak menuju krisis ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 1997-1998.
Presiden memaparkan sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di hadapan parlemen sebagai landasan awal penyusunan RAPBN 2027.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61% pada kuartal I-2026 belum sepenuhnya berdampak luas ke sektor riil.
Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Target optimistis tersebut tertuang di dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 yang dipaparkan langsung oleh Presiden dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Dasco mengatakan, menteri pada dasarnya memang mewakili Presiden. Karena itu, ia menilai sah-sah saja Prabowo menyampaikan sendiri KEM-PPKF tersebut.