Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45 persen pada semester I-2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29 persen pada kuartal II-2026.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat sebesar 0,32 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh posisi Rp17.969.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan kinerja perekonomian terus menunjukkan daya tahan yang solid
Meski ekonomi kuartal II banyak diproyeksikan melemah, angkanya tidak jauh dari kisaran 5,4-5,6 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan perekonomian nasional sepanjang 2026 akan tumbuh di kisaran angka 5,6-6 persen. Proyeksi ini di topang dari sinergi kebijakan pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan.
Jika tidak terkendali, kondisi tersebut dapat menggerus pendapatan masyarakat hingga 70 persen.
Meskipun terdapat inflasi akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi, dorongan belanja pemerintah masih tumbuh