Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kondisi ekonomi nasional menunjukkan tren positif setelah satu tahun pemerintahan berjalan. Hal itu ditandai dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga serta menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto menyentil pengusaha besar yang kerap meminta restrukturisasi kredit kepada pemerintah. Sentilan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di acara Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026)
Presiden Prabowo Subianto dipastikan bakal hadiri sarasehan ekonomi atau Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026)
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri kabinet Merah Putih membahas ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (11/2/2026)
Potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksi capai USD366 miliar pada 2030 serta target delapan persen untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Maka itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan 9 juta talenta digital Indonesia sebagai bagian dari agenda strategis transformasi digital nasional.
Peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah terus menguat, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang menjadi salah satu wilayah strategis nasional. Portal Satu Data Kalimantan Tengah mencatat jumlah usaha mikro di provinsi tersebut mencapai sekitar 278.588 unit pada periode 2023??"2024, mencerminkan besarnya basis ekonomi rakyat yang menopang aktivitas produksi, penyerapan tenaga kerja, serta rantai pasok sektor unggulan daerah.
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat kian memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, khususnya dalam sektor pertanian. Melalui proses negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal untuk menyeimbangkan neraca perdagangan, Indonesia bakal meningkatkan pembelian produk pertanian AS, yang ditujukan sebagai bahan baku industri domestik.
Transformasi struktural dan integrasi ekonomi kawasan menjadi agenda penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik yang inklusif di tengah dinamika global yang terus berkembang. Sinergi antara kebijakan publik dan peran dunia usaha sangat krusial untuk memastikan transformasi ekonomi kawasan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.