Kumpulan Berita
. Pelemahan ini disebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bisa melambat hingga sekitar 3%
Pemerintah terus mendorong penguatan konsumsi domestik sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai program stimulus, momentum belanja nasional, serta peningkatan mobilitas selama periode hari besar keagamaan diharapkan dapat menjaga daya beli sekaligus memperkuat kinerja ekonomi pada awal tahun.
Pemerintah memperingatkan dampak ketidakpastian global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah
Sektor jasa keuangan membukukan pertumbuhan yang tinggi sebesar 7,92 persen (yoy) di kwartal 4 tahun 2025 atau mencatat laju tertinggi sejak Juni 2021. Kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian nasional juga terus meningkat, tercermin dari jrasio aset dan produk keuangan Indonesia yang telah mencapai 184 persen terhadap PDB, didukung oleh meningkatnya partisipasi di pasar modal dan diversifikasi produk keuangan yang lebih luas.
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan sinergi kebijakan antara Pemerintah dan bank sentral telah berhasil membawa ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi pada tahun 2025, dan tren positif ini diprediksi akan semakin kuat sepanjang tahun ini.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan instrumen strategis Pemerintah untuk memperkuat rantai pasok nasional, meningkatkan daya saing ekonomi lokal, serta mendorong efisiensi ekonomi yang berkeadilan hingga ke lapisan masyarakat terbawah.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi Indonesia difokuskan pada pemerataan kesejahteraan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memproyeksikan perekonomian Indonesia bakal naik hingga 8 persen dalam 2 tahun mendatang.