Kumpulan Berita
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta perusahaan yang masuk dalam daftar high shareholder concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi.
PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) membukukan laba bersih Rp334,3 miliar sepanjang 2025. Laba perusahaan teknologi informasi (IT) tersebut tumbuh 13,2 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp295,3 miliar.
Pergerakan saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) di tengah tekanan pasar.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat laba bruto Rp1,58 triliun di 2025, atau naik sekitar 12 persen dibandingkan 2024 yaitu Rp1,41 triliun. Perseroan juga mencatatkan Gross Profit Margin sebesar 18 persen pada 2025, membaik dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 13 persen.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) meraih laba bersih sebesar USD339,64 juta atau setara Rp5,68 triliun pada 2025.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) meraup laba bersih Rp462 miliar sepanjang 2025. Laba bersih ini turun 19% dibandingkan tahun sebelumnya.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencetak laba bersih USD1,4 miliar atau setara Rp23,6 triliun sepanjang 2025.
Emiten milik orang terkaya di Indonesia Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) meraih laba bersih USD127,8 juta atau setara Rp2,15 triliun.