Kumpulan Berita
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul turut menyambut dan bertemu langsung dengan para WNI setibanya mereka di Istanbul.
Lebih lanjut, Yudhi menjelaskan bahwa 9 WNI yang saat ini berada Ankara masih di dalam pengawasan otoritas Turki dan GSF.
Andi mengungkapkan, kapal Josef yang ia tumpangi selama misi kemanusiaan tersebut merupakan salah satu dari tiga kapal yang pertama kali diintersep oleh militer Israel pada Senin (18/5).
Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam relawan Global Sumud Flotilla (GSF) saat ini sudah berada di Istanbul, Turki. Mereka saat ini bersama Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Istanbul.
Setelah proses pemeriksaan di Ashdod selesai, para WNI selanjutnya akan dialihkan ke detensi imigrasi Israel.
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebutkan seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik tentara Zionis Israel, sudah bebas. Seluruh delegasi menerima tindakan kekerasan, pelecehan, hingga mengalami luka serius.
Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan para relawan kemanusiaan tersebut setelah Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik intensif sejak menerima laporan.
Lebh lanjut dia menambahkan, para relawan yang sebelumnya ditahan Zionis Israel mengalami berbagai tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.