Kumpulan Berita
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebutkan seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik tentara Zionis Israel, sudah bebas. Seluruh delegasi menerima tindakan kekerasan, pelecehan, hingga mengalami luka serius.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengonfirmasi sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap militer Israel telah dibebaskan.
Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan para relawan kemanusiaan tersebut setelah Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomatik intensif sejak menerima laporan.
Nama Itamar Ben-Gvir (50) kembali menjadi sorotan internasional setelah gelombang kecaman dunia muncul, terkait perlakuan Israel terhadap para aktivis bantuan kemanusiaan menuju Gaza.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengungkapkan, kondisi 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel. Diketahui, 9 orang WNI tersebut tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap alasan strategis Indonesia, hingga akhirnya bergabung dalam Board of Peace (BoP), yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam keras penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh tentara Israel, termasuk dua jurnalis Indonesia yang turut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Indonesia bersama sembilan negara lainnya, yakni Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol, mengutuk tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.