Kumpulan Berita
Mengontrol gula darah tidak hanya soal makanan, tetapi juga minuman yang dikonsumsi sehari-hari.
Perayaan Idul Fitri identik dengan aneka hidangan lezat, mulai dari ketupat, opor ayam, hingga kue-kue manis seperti nastar dan kastengel. Tanpa disadari, konsumsi gula dan karbohidrat berlebih selama Lebaran dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama bagi mereka yang berisiko atau memiliki Diabetes Mellitus.
Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan kurma saat sahur dan Buka puasa Ramadhan?
Aktor Anrez Putra Adelio tetap antusias menjalani Ramadhan tahun ini. Di tengah masalahnya dengan sang kekasih, Friceilda Prillea alias Icel, Anrez bahkan masih memprioritaskan kesehatan fisik dengan menjaga pola makan hingga rutin berolahraga.
Berpuasa berarti tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Bagi sebagian orang, hal ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah.
Mengelola kadar gula darah menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes. Mulai dari memilih makanan, mengatur waktu makan, hingga menyesuaikan aktivitas fisik, semuanya perlu dilakukan dengan tepat agar kadar gula darah tetap stabil.
Banyak yang belum tahu bahwa memulai makan dengan sayuran dapat menjaga gula darah tetap stabil. Cara sederhana ini dinilai efektif untuk mengontrol lonjakan gula darah, yaitu dengan makan sayuran terlebih dahulu sebelum makanan utama.
Cuka apel, obat rumahan populer, menawarkan segudang manfaat. Mulai dari membunuh bakteri, menurunkan gula darah, membantu menurunkan berat badan, hingga meningkatkan kesehatan jantung. Kaya asam asetat dan 'zat induk' yang baik untuk tubuh.