Kumpulan Berita
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mengecam dugaan upaya kelompok Houthi menargetkan kota suci Makkah. Ia bahkan menyebut kelompok bersenjata asal Yaman tersebut sebagai "milisi teroris". Pernyataan itu disampaikan Raja Salman dalam rapat kabinet pada Selasa 22 September 2026, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA).
Houthi menyatakan, bahwa operasi tersebut merupakan tanggapan atas serangan yang terjadi di ibu kota Yaman, Sanaa.
Pasukan Yaman disebut tengah bergerak ke posisi-posisi Houthi di front Al-Labanat.
Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk keras serangan keji yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap dua kota suci umat Islam tersebut.
Sebanyak 13 warga sipil terluka setelah gelombang serangan rudal balistik, dan pesawat tak berawak atau drone yang dilancarkan pasukan Houthi ke wilayah Arab Saudi, pada Senin 14 September 2026.
Pasukan Houthi merebut sejumlah wilayah di pesisir barat Yaman, termasuk Kota Mocha pada Kamis. 10 September.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil, Arab Saudi mengatakan, tim pertahanan sipil di Kegubernuran Al-Tuwal, Wilayah Jazan.
Claude digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak untuk rudal-rudal tersebut.