Kumpulan Berita
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui KBRI Muscat terus memantau perkembangan insiden serangan drone oleh kelompok Houthi terhadap kapal MV Tihamah di wilayah Yaman, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa 11 anak buah kapal (ABK), terdiri atas delapan Warga Negara (WN) Pakistan dan tiga Warga Negara Indonesia (WNI).
Serangan itu menyebabkan kebakaran di kilang Jazan, yang segera dapat dipadamkan.
Serangan Houthi ni merembet ke Arab Saudi dan melukai beberapa orang.
Kelompok Houthi di Yaman mengklaim kembali melancarkan serangan drone yang menargetkan infrastruktur minyak mentah Arab Saudi. Sasaran serangan disebut mencakup sejumlah lokasi sensitif yang berkaitan dengan pasokan, dan transportasi minyak dari wilayah timur Arab Saudi menuju Kota Yanbu di pesisir Laut Merah.
Arab Saudi melancarkan serangan ke Kota Hodeidah yang dikuasai kelompok Houthi di Yaman. Serangan ini menjadi eskalasi terbaru di tengah meningkatnya ketegangan kawasan yang dipengaruhi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Langkah ini diambil Houthi sebagai respons atas serangan pemerintah Yaman yang didukung Saudi ke Bandara Internasional Sanaa.
Drone tersebut dilaporkan membawa rudal AGM-114R9X "Ninja" versi modifikasi.
Houthi menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan apa yang digambarkan sebagai "situs militer Israel yang sensitif" di Israel selatan.