Kumpulan Berita
Pecahan peluru itu menunjukkan sistem pertahanan udara gagal menghancurkannya sebelum memasuki wilayah udara Israel.
Dia mengatakan Israel akan memberikan "harga yang mahal" kepada Houthi yang bersekutu dengan Iran usai serengan rudal itu.
Houthi mengklaim rudal hipersonik yang diluncurkan itu gagal dicegat oleh 20 proyektil sistem pertahanan udara Israel.
Juru bicara Pentagon Mayjen Patrick Ryder mengatakan dua kapal tunda telah dikirim untuk menyelamatkan kapal yang tertimpa musibah.
Seperti diketahui, Hizbullah meluncurkan ratusan roket dan pesawat nirawak terhadap Israel pada Minggu, (25/8/2024).
Sumber keamanan maritim mengatakan kepada Reuters pada Kamis (22/8/2024) bahwa kapal tanpa awak itu berlabuh di antara Yaman dan Eritrea.
Sejak November, ketegangan memang meningkat di kawasan Teluk Aden. Dimana, Houthi mulai menyerang kapal-kapal yang menuju Israel di Laut Merah dan Teluk Aden.
Dikutip dari Al Jazeera, negara-negara Arab dan Muslim di sekitar Yaman dapat menanggapi serangan Israel terhadap Yaman dengan keras.