Kumpulan Berita
Pasar keuangan domestik langsung disambut sentimen negatif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2026). Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau langsung terkapar, tertekan hebat hingga menembus level psikologis baru di atas Rp18.100 per dolar Amerika Serikat (AS) dan mencetak rekor terendah dalam sejarah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 1,94 persen ke level 5.586 pada hari ini, Senin (8/6/2026).
Kondisi ini terjadi akibat akumulasi aksi jual yang dilakukan investor, baik asing maupun domestik, pada pekan tersebut
Prasetyo juga menilai komunikasi Bank Indonesia kepada publik di tengah pelemahan rupiah telah dilakukan secara berkelanjutan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejumlah saham yang menjadi penghuni top gainers selama perdagangan sepekan periode 2-5 Juni 2026
IHSG pekan ini berakhir di level 5.594 pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyatakan kondisi pasar modal saat ini dalam fase tekanan, yang bersumber dari sentimen global dan domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 245,01 poin atau 4,20 persen ke level 5.594 pada sesi terakhir perdagangan Jumat (5/6/2026).