Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,48 persen ke level 6.065,63 pada perdagangan hari ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengungkapkan setidaknya ada 4 penyebab yang menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari level All Time High (ATH -nya) di level 9.000 pada awal tahun, ke level 6.000 menjelang pertengahan tahun 2026.
Indeks LQ45 turun 2,26 persen ke 616, indeks JII turun 5,27 persen ke 380, indeks IDX30 turun 2,22 persen ke 352
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 47,98 poin atau 0,76 persen ke level 6.366 pada perdagangan Kamis (21/5/2026).
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp21,8 triliun dari 37,8 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,60 persen ke level 6.332 pada penutupan perdagangan siang ini, Rabu (20/5/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 228,56 poin atau 3,46 persen ke level 6.370 pada sesi terakhir perdagangan, Selasa (19/5/2026).
Investasi di pasar modal Indonesia masih menjanjikan untuk jangka panjang di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan