Kumpulan Berita
Investasi di pasar modal Indonesia masih menjanjikan untuk jangka panjang di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 3,08 persen ke level 6.396 pada penutupan perdagangan siang ini, Selasa (19/5/2026).
Di tengah tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan sejumlah tokoh penting nasional pada Selasa pagi (19/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bergerak ke level terendahnya 6.398 secara intraday, pada perdagangan hari ini Senin (18/5/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 124,08 poin atau 1,85 persen ke level 6.599 pada sesi terakhir perdagangan pada Senin (18/5/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pelaku pasar dan investor saham domestik tidak panik dalam merespons kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh level 6.400 pada pembukaan perdagangan. Purbaya menegaskan bahwa koreksi tajam tersebut murni akibat sentimen jangka pendek dan bukan mencerminkan kondisi riil ekonomi nasional.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 94,34 poin atau 1,40 persen ke level 6.628,98 pada perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini 18??"22 Mei 2026 diprediksi masih tertekan. Investor cermati MSCI.