Kumpulan Berita
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta per Maret 2026, tumbuh 1,43% secara bulanan.
Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan.
Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat mendekati level USD79.500 atau setara Rp1,37 miliar (kurs Rp17.286 per USD) pada Rabu 22 April 2026.
BLK 2026 digelar bersama Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) sepanjang April hingga Mei 2026.
Edukasi ke masyarakat mengenai aset kripto menjadi penting. Sebab, aset kripto menjadi salah satu instrumen investasi digital.
Inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat stabil pada 2,4% secara tahunan (year-on-year) pada Februari 2026.
Industri kripto mulai bergeser ke arah yang lebih fundamental sperti tata kelola, literasi, perlindungan konsumen, serta keberlanjutan ekosistem hingga kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Industri aset digital, kripto dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi