Kumpulan Berita
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian telah tiba di New York untuk menghadiri dan menyampaikan pidato pada sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa 22 September 2026.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membantah laporan mengenai kekurangan amunisi akibat perang dengan Iran, hal itu diungkapkan saat pidato pada Sidang Umum PBB di New York, Selasa (22/9/2026).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi, perang dengan Iran baru akan berakhir setelah pemilihan umum paruh waktu (midterm election) AS, pada November mendatang.
Amerika Serikat (AS) memasuki apa yang disebut sebagai "hari-H ekonomi" terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, Washington akan menerapkan langkah-langkah keuangan besar-besaran untuk memutus jalur ekonomi vital Teheran dan memperdalam isolasi terhadap Iran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan, negaranya saat ini berada dalam situasi ?? perang skala penuh”. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah tekanan ekonomi dan sanksi berat yang dihadapi Iran.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengajukan tuntutan baru dalam upaya mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Trump ingin Teheran membayar kompensasi atas serangan yang disebutnya telah menewaskan atau melukai warga Amerika selama beberapa dekade.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menegaskan militer AS tetap berada dalam kondisi siaga penuh meski Presiden Donald Trump memilih menunda rencana serangan besar terhadap Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kesepakatan baru dengan Iran sudah hampir tercapai. Ia menyebut perundingan antara kedua pihak dijadwalkan dimulai pada Senin (3/8/2026).