Kumpulan Berita
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), menyambut baik tercapainya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), yang dinilai menjadi langkah positif menuju penyelesaian konflik secara damai.
Kesepakatan damai AS dan Iran akan secara resmi ditandatangani pada 19 Juni di Swiss.
Kesepakatan tersebut diumumkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dengan penandatanganan resmi digelar di Jenewa, Swiss.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengungkapkan bahwa proses finalisasi perjanjian antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi selesai dalam 24 jam ke depan.
Dalam sebuah pernyataan yang diedarkan oleh media Iran, Teheran menyebut serangan itu sebagai tanggapan terhadap pembunuhan dan pengusiran.
Timnas Iran belum mendapat visa dari Pemerintah AS hingga 2 minggu jelang Piala Dunia 2026.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat (AS), di kawasan Timur Tengah setelah serangan terbaru Washington ke wilayah Iran selatan.
Menurut seorang pejabat senior AS, dua kapal Iran terlihat memasang ranjau di Selat Hormuz, sementara pasukan juga merespons setelah sebuah lokasi rudal menargetkan pesawat tempur AS.