Kumpulan Berita
Kelompok hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), HRANA, menyatakan hingga Senin 12 Januari 2026 malam telah memverifikasi kematian 646 orang dalam kerusuhan di Iran.
Teheran menuding kerusuhan tersebut didalangi oleh Amerika Serikat dan Israel yang mengakibatkan ratusan orang meninggal.
WNi di Iran diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi yang terjadi di negara tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengatakan tengah mempertimbangkan serangan militer ke Iran.
Gelombang kerusuhan yang melanda Iran menelan korban jiwa lebih dari 500 orang.
Ketua Parlemen Iran menegaskan, jika terjadi serangan terhadap Iran, wilayah pendudukan [Israel] serta semua pangkalan dan kapal AS akan menjadi target sah
Korban jiwa akibat demonstrasi di Iran telah mencapai ratusan orang.
Reza Pahlavi tinggal di AS sejak digulingkannya shah Iran pada 1979.