Kumpulan Berita
Iran menuduh AS dan Israel mendalangi protes massal yang pecah selama berminggu-minggu di beberapa kota.
Pejabat Iran mengungkapkan 5 ribu orang tewas dalam demonstrasi yang terjadi belakangan ini.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban tewas dalam demonstrasi yang berlangsung selama beberapa pekan.
Organisasi pengamat melaporkan setidaknya 1.000 orang tewas dalam kerusuhan massal yang berlangsung selama beberapa pekan.
Jenderal senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekaligus anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan ancaman langsung terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), yang berada di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi keamanan terkini di dalam negeri dan kawasan sekitar.
Teheran mengeluarkan pemberitahuan bahwa wilayah udara ditutup selama "sedikit lebih dari dua jam".
Penarikan pasukan ini seiring ucapan Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap demonstran.