Kumpulan Berita
Amerika Serikat mengusir dua anggota delegasi Iran yang menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Keduanya disebut tetap berada di AS setelah diperintahkan meninggalkan negara tersebut. Informasi itu disampaikan seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada AFP dan Axios, pada Sabtu 3 Oktober 2026.
Militer Amerika Serikat (AS) mengirimkan sekitar 7.000 pelaut dan 2.000 marinir dengan sejumlah kapal ke Timur Tengah, kata seorang pejabat AS pada Kamis 1 Oktober 2026. Penguatan kehadiran militer AS ini terjadi ketika Presiden Donald Trump kembali memperingatkan bahwa serangan baru terhadap Iran mungkin akan segera terjadi.
Kesepakatan awal tersebut memuat ketentuan mengenai pelonggaran sanksi, pencairan aset yang dibekukan, serta penghentian operasi militer, termasuk di Lebanon.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan, krisis Selat Hormuz dapat diselesaikan melalui diplomasi dan negosiasi, bukan dengan penggunaan kekerasan.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian telah tiba di New York untuk menghadiri dan menyampaikan pidato pada sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa 22 September 2026.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, pertemuan antara pejabat AS dan para pemimpin Iran berlangsung selama tiga jam dan berjalan "sangat baik" serta produktif. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Objek misterus itu terlihat di dekat Jalan Tol Azadegan, Teheran, Iran.
Korea Selatan menegaskan tidak akan mengerahkan pasukan militer, untuk terlibat dalam perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran.