Kumpulan Berita
Organisasi pengamat melaporkan setidaknya 1.000 orang tewas dalam kerusuhan massal yang berlangsung selama beberapa pekan.
Jenderal senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sekaligus anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan ancaman langsung terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), yang berada di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi keamanan terkini di dalam negeri dan kawasan sekitar.
Teheran mengeluarkan pemberitahuan bahwa wilayah udara ditutup selama "sedikit lebih dari dua jam".
Penarikan pasukan ini seiring ucapan Presiden AS, Donald Trump, mempertimbangkan untuk mengambil tindakan terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap demonstran.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan klarifikasi resmi untuk meluruskan opini publik Internasional, khususnya di Indonesia, terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran, kelompok itu masuk melalui perbatasan timur Iran dan membawa senjata dan bahan peledak buatan AS.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan Indonesia tidak khawatir terhadap rencana Amerika Serikat (AS) yang akan mengenakan tambahan tarif sebesar 25 persen kepada negara-negara yang melakukan transaksi dengan Iran.