Kumpulan Berita
Iran menegaskan bahwa sudah tidak ada garis merah yang menghalangi Iran untuk menargetkan semua aset AS dan Israel.
Amerika Serikat (AS) bergabung dengan Israel untuk melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Negara tersebut berselisih sejak Revolusi Islam 1979.
Gambar-gambar di media sosial memperlihatkan asap dari sejumlah lokasi di Israel dan Bahrain.
Operasi ini diperkirakan akan jauh lebih besar dari serangan AS ke Iran pada Juni 2025.
Menurut seorang pejabat, Khamenei tidak berada di Teheran dan saat ini telah dipindahkan ke lokasi yang aman.
Ledakan pertama terdengar di dekat kantor Ayatollah Khamenei, meski belum diketahui apakah sang pemimpin berada di lokasi saat itu.
Trump sebelumnya telah memberi ultimatum Iran untuk membuatt kesepakatan dalam 10 hari.
Korea Selatan dan India meminta warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran.