Kumpulan Berita
Media pemerintah Iran juga melaporkan adanya serangan terhadap sejumlah lokasi militer di Provinsi Hormozgan.
Komando Pusat Amerika Serikat (AS) menantang klaim Garda Revolusi Iran bahwa tidak ada kapal asing yang dapat melewati Selat Hormuz tanpa diidentifikasi, dilacak, dan dipantau oleh pasukan Iran.
Serangan udara Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran kembali memakan korban jiwa. Media lokal melaporkan seorang anggota militer Iran tewas dalam serangan yang menyasar Pelabuhan Jask.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi di sela-sela menghadiri rangkaian acara pemakaman dan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di Mashhad, Iran.
Para pelayat menyerukan pembalasan dan meneriakkan slogan "Matilah Amerika".
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menuduh Amerika Serikat melancarkan serangan yang menghantam infrastruktur strategis di Iran, termasuk jembatan pada jalur menuju Kota Mashhad.
Diperkirakan, kata dia, rombongan akan akan sampai di Mashhad hari Jumat sekira pukul 06.00 waktu setempat.
Militer Iran menyatakan akan memberikan "balasan yang menghancurkan" terhadap serangan yang dilancarkan Amerika Serikat di wilayah selatan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Markas Besar Pusat Khatam-al-Anbiya, yang mengutuk keras aksi militer AS dan menyebutnya sebagai tindakan agresi yang terang-terangan.