Kumpulan Berita
Komando Pusat AS (CENTCOM) yang membawahi operasi militer AS di Timur Tengah, menyebut, bahwa satu personel tentara AS masih dinyatakan hilang setelah serangan Iran.
Kementerian Kesehatan Iran mengklaim sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka akibat serangan Amerika Serikat sejak 6 Juli. Data tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.
Pemerintah Iran menyatakan menangguhkan komitmennya terhadap Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Islamabad dengan Amerika Serikat. Keputusan itu diambil setelah Teheran menuding Washington melanggar seluruh komitmen dalam kesepakatan tersebut di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam ketujuh berturut-turut sejak Presiden Donald Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata sementara telah berakhir.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan pemerintah telah menyiapkan skenario evakuasi pekerja migran Indonesia (PMI), apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah semakin memburuk. Saat ini, pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara terkait.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim mendapatkan kemenangan besar di Iran. Ia pun menegaskan, telah membangun kembali militer AS dan mengubahnya menjadi yang terkuat di dunia.
Iran mengatakan bahwa sebuah pusat perawatan kanker anak dievakuasi akibat serangan AS.
AS dan Iran kembali saling serang memperebutkan kendali atas Selat Hormuz.