Kumpulan Berita
Sekitar 1.500 kapal dilaporkan terjebak di kawasan Teluk akibat meningkatnya ketegangan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Situasi tersebut dipicu blokade Iran di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim tiga kapal perusak milik Angkatan Laut AS berhasil melintasi Selat Hormuz meskipun mendapat serangan dari Iran.
Teheran mengklaim telah meluncurkan serangan rudal ke unit angkatan laut Amerika Serikat di kawasan Selat Hormuz, setelah dugaan serangan militer AS terhadap kapal tanker minyak Iran.
Serangan rudal dan drone menghantam fasilitas minyak UEA di Fujairah pada Senin, 4 Mei 2026.
Kemlu menjelaskan, serangan itu dinilai berisiko meningkatkan ketegangan, melanggar kesepakatan gencatan senjata, serta mengganggu rantai pasok dan keamanan energi global.
Menlu AS Marco Rubio mengumumkan Operasi Epic Fury ??" nama yang diberikan AS untuk serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran ??" telah berakhir
Pemerintah Iran telah mengeksekusi tiga pria yang dituduh bekerja sama dengan badan intelijen Israel, Mossad, serta memicu kerusuhan kekerasan di kota Mashhad, wilayah timur laut negara tersebut, saat gelombang protes anti-pemerintah pada Januari.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kapal-kapal AS akan mulai mengawal kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz secara aman, pada Senin (4/5/2026).