Kumpulan Berita
Arief mengakui bahwa dia menghubungi staf JK untuk menyampaikan keinginannya bertemu JK, melalui WhatsApp.
Menurut Razman, para pendukung Jokowi, khususnya dia tidak pernah menyinggung soal JK dalam kasus ijazah Jokowi.
Pernyataan JK dinilai tidak bermaksud menyudutkan agama tertentu.
GAMKI menilai klarifikasi JK tidak sesuai substansi karena itu pelaporan masih tetap berlanjut.
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mendesak polisi tidak melanjutkan atau menghentikan kasus dugaan penistaan agama terhadap mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) sebagaimana dilaporkan sejumlah ormas.
Sementara JK sendiri tampak menggunakan kemeja batik lengan panjang saat mengobrol dengan para tokoh lintas agama tersebut.
Gibran mengatakan, Jusuf Kalla memiliki kontribusi besar bagi bangsa, khususnya dalam penyelesaian konflik
Pemuda Katolik mendorong agar JK bisa klarifikasi dengan lebih efektif dan efisien.