Kumpulan Berita
Dua jalur perlintasan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat terlihat sudah bisa dilintasi pada Rabu (29/4/2026) pagi. Kereta api jarak jauh (KAJJ) terlihat sudah bisa melintas di perlintasan yang sempat terjadi kecelakaan.
Operasional Kereta Rel Listrik (KRL) menuju stasiun akhir Cikarang ditargetkan mulai dibuka pada siang ini, Rabu (29/4/2026).
Perjalanan dibatalkan imbas normalisasi operasional setelah kecelakaan kereta di wilayah Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.
Peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan korban. Salah satunya dirasakan oleh rekan dari Nur Alimantun Citra Lestari (19), mahasiswi STMA Trisakti, dan Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan di salah satu stasiun televisi swasta.
Saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terkait pembersihan jalur hulu pada rel di stasiun.
Ia menjelaskan, jika taksi tersebut tak mengalami kendala di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, peristiwa ini bisa dihindari.
Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, menimbulkan puluhan korban luka-luka, bahkan sejumlah korban meninggal dunia.
Suasana di KRL tujuan Cikarang, Kabupaten Bekasi, mendadak mencekam bagi pasangan suami istri, Subur Sagita (51) dan Yunita Endang (41), pada pada Senin 27 April 2026 malam . Keduanya merupakan korban selamat dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur.