Kumpulan Berita
Pihak kepolisian mengupayakan untuk mengambil keterangan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada pekan depan. Diketahui, ABH tersebut telah keluar dari rumah sakit.
Pria berinisial I (27) tewas akibat ledakan mortir di Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu 24 November 2025. Adapun mortir itu meledak ketika dipotong oleh korban karena ingin ditimbang untuk dijual.
Anak berhadapan dengan hukum (ABH), pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diketahui sempat aktif mengikuti ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR). Bahkan, ABH tersebut pernah mengikuti lomba mewakili sekolah.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan hingga kini masih ada 10 siswa yang menjalani perawatan medis pascaledakan di SMAN 72 Jakarta.
Polda Metro Jaya memastikan bahwa orang tua dari terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara bukan berasal dari kalangan aparat, melainkan masyarakat sipil.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap, bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga merakit bom sendiri.
Densus 88 Antiteror mengungkap hasil penelusuran media sosial, dari terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, tidak ingin kasus perundungan (bullying) kembali terjadi pasca insiden ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta. Ia menilai tindakan perundungan bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya peristiwa serupa.