Kumpulan Berita
Densus 88 Antiteror mengungkap hasil penelusuran media sosial, dari terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, tidak ingin kasus perundungan (bullying) kembali terjadi pasca insiden ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta. Ia menilai tindakan perundungan bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya peristiwa serupa.
Sebanyak 13 korban ledakan di SMAN 72 Jakarta masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/11/2025). Sebagian besar di antaranya kini dirawat di ruang rawat inap.
Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyatakan, bahwa seluruh siswa SMA Negeri 72 Jakarta akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pasca ledakan.
Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi menyebutkan, saat ini jumlah korban ledakan tersebut bertambah menjadi 96 orang.
Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan saat ini tengah fokus memberikan penanganan terhadap para korban ledakan di SMAN 72 Jakarta, salah satunya melalui program trauma healing bagi siswa, guru, dan keluarga korban.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat menanggapi isu dugaan bullying atau perundungan dalam kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, bahwa senjata api yang ditemukan di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan senjata mainan.