Kumpulan Berita
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dua ledakan yang terjadi di SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025), diduga berasal dari bom rakitan. Dugaan sementara juga menyebut bahwa pelaku merupakan siswa sekolah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 39 orang menjadi korban ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Dari jumlah tersebut, enam orang dilaporkan mengalami luka berat.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan, bahwa senjata yang ditemukan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, bukan senjata asli melainkan mainan.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menjenguk sejumlah korban ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan data sementara, sebanyak 54 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang. Usai kejadian, kepolisian menemukan benda yang diduga mirip senjata di lokasi ledakan tersebut.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyebutkan sebanyak 54 orang menjadi korban akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang.
Polisi masih mengusut peristiwa ledakan yang terjadi di Gedung Nucleus Farmasi, Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (8/9/2025) malam. Sejauh ini, sembilan saksi telah diperiksa.