Kumpulan Berita
Polda Sumatera Selatan melalui Polres Banyuasin, terus mengintensifkan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di wilayah Kabupaten Banyuasin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memprediksi sebaran polutan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia masih berlanjut, hingga Rabu (9/9/2026).
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 80.026 personel, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat daerah dalam beberapa hari terakhir. Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 24,5 hektare.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, ada delapan perusahaan yang sedang diusut terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
Polda Riau terus memperkuat penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga Senin (7/9/2026), Ditreskrimsus Polda Riau bersama Polres jajaran telah menangani 45 perkara dengan 49 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Polri memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sebanyak 322 personel Satgas Edukasi, Penyuluhan, dan Pencegahan Karhutla gelombang kedua diberangkatkan ke empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Presiden Prabowo Subianto meminta daftar korporasi yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).