Kumpulan Berita
Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Jepang akan memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ketiganya ditargetkan mulai melakukan operasi water bombing, pada 12-19 September 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat daerah dalam beberapa hari terakhir. Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 24,5 hektare.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, ada delapan perusahaan yang sedang diusut terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperkuat dukungan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Polri memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sebanyak 322 personel Satgas Edukasi, Penyuluhan, dan Pencegahan Karhutla gelombang kedua diberangkatkan ke empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Presiden Prabowo Subianto meminta daftar korporasi yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menyebut kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 458 hektare. Saat ini, tim di lapangan masih berupaya melakukan pemadaman.
Polda Sumatera Selatan mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II di wilayah Teluk Limau, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Patroli hingga pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas pada kawasan lahan gambut.