Kumpulan Berita
BMKG juga mengingatkan potensi terjadinya penurunan kualitas udara hingga kebakaran hutan.
Potensi ini lantaran adanya siklus musim kering yang diprediksi terjadi setiap empat tahun.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana serta upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah pada periode Senin (26/1) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (27/1) pukul 07.00 WIB. Pada periode tersebut, bencana kebakaran hutan dan lahan serta angin kencang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Kebakaran melanda 1,5 hektare lahan di Aceh Barat sejak Kamis kemarin.
Acara yang seharusnya penuh cahaya dan keindahan justru berubah menjadi kepanikan. Festival Lampion yang digelar di Pantai Goa Cemara, Bantul, Yogyakarta, viral di media sosial setelah sejumlah lampion gagal terbang dan malah memicu pemandangan menyerupai ?? hujan api.”
Saat ini, kata Sigit, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, pada Sabtu 23 Agustus 2025. Setidaknya, lahan kebun kakao seluas dua hektare terbakar.
Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 181 hektare di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, mulai menemukan titik terang.