Kumpulan Berita
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Wilis, tepatnya di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, masih belum sepenuhnya padam hingga Sabtu (19/9/2026).
Persoalan lingkungan di Riau menjadi perhatian dalam pengembangan pemolisian berbasis riset. Sepanjang 2025-2026, Polda Riau menangani 119 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan 131 tersangka. Luas lahan yang terbakar mencapai 3.853,23 hektare.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Senin (14/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu.
Penanganan satwa ketika terjadi bencana besar seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai perlu memiliki komando yang lebih jelas dari pemerintah pusat.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penindakan terhadap sejumlah badan usaha terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Setidaknya ada 50 badan usaha yang disegel.
Polres Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui patroli, memberikan imbauan kepada masyarakat, sekaligus melakukan pemadaman pada sejumlah lokasi rawan.
Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan September 2026 masih menjadi fase kritis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kondisi cuaca kering yang masih dominan, pengaruh El Nino, serta tingginya jumlah titik panas (hotspot) menjadi faktor yang perlu terus diwaspadai seluruh pemangku kepentingan.