Kumpulan Berita
Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026 mencakup 429 ZOM atau sekitar 61,4% wilayah Indonesia
Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebagian wilayah di Provinsi Jawa Timur mengalami kekeringan, meskipun di sejumlah daerah lainnya tengah dilanda hujan dengan intensitas tinggi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sudah 63% wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim (ZOM) hingga awal September 2025. Sementara, masih ada satu wilayah diprediksi berpotensi banjir.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya bencana kekeringan di Desa Tangga Bosi III, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bencana kekeringan ini berdampak signifikan di wilayah tersebut.
Pemerintah tetap membangun infrastruktur penting, salah satunya bendungan.
Sedianya, ada dua desa yang terdampak kekeringan di sana yakni Desa Tenga dan Desa Kalampa.
Smart telah melakukan penelitian terhadap kekeringan lahan yang terjadi di Lampung, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan.