Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana kekeringan mulai meluas di sejumlah daerah seiring memasuki musim kemarau. Dalam laporan terbaru periode Kamis (3/7/2026) hingga Jumat (4/7/2026), wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi daerah yang terdampak paling signifikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan 48,9% wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan-lahan (karhutla) sejak 1 Juli 2026.
Kekeringan melanda Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Akibatnya, sebanyak 160 kepala keluarga (KK) terdampak akibat berkurangnya pasokan air bersih.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana kekeringan masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia, seiring semakin banyak daerah yang memasuki musim kemarau. Ribuan warga terdampak dan sejumlah pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat serta menyalurkan bantuan air bersih.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian kekeringan yang melanda Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam periode pemantauan bencana pada 23 Juni 2026 hingga 24 Juni 2026.
BNPB mengimbau warga untuk menghemat dan memprioritaskan air.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah di Indonesia mulai terdampak bencana hidrometeorologi kering seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana periode Jumat (19/6) hingga Sabtu (20/6) pukul 07.00 WIB, kekeringan menjadi fokus penanganan instansi terkait di beberapa wilayah.