Kumpulan Berita
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan langkah preventif perlu dikuatkan demi mengendalikan sekaligus mengurangi risiko kebakaran hutan.
Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi potensi kemarau panjang pada 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan geopolitik global dan ancaman El Nino. Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan BUMD Leaders Forum di Ancol, Jakarta Utara, Jumat 17 April 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah kabar yang menyebut kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir.
Berdasarkan analisis terbaru BMKG, musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung pada periode April hingga September dengan karakteristik yang lebih kering dari normal.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga akhir Maret 2026, sekitar 7% Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat signifikan, dengan sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau pada periode April hingga Juni 2026.
Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2026 mencakup 429 ZOM atau sekitar 61,4% wilayah Indonesia
Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.