Kumpulan Berita
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, meminta Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, untuk membuka identitas 12 perusahaan yang diduga merusak hutan hingga menyebabkan banjir di tiga provinsi di Sumatera. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat kegiatan usaha tersebut telah memicu bencana besar yang menelan banyak korban jiwa.
Gelondongan kayu sempat terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada 5 November 2025. Dari penyelidikan yang dilakukan, kayu tersebut ternyata berasal dari kapal tongkang Ronmas 69, di mana kayunya dari wilayah Mentawai.
Kebijakan ini diambil setelah temuan kayu hanyut yang terbawa arus saat banjir melanda 3 provinsi tersebut.
Oleh karena itu, bukan suatu sikap yang salah bila ada menteri di Kabinet Merah Putih mundur akibat gagal mengatasi banjir Sumatera. Menurutnya, itu merupakan sikap mulia.
Kementerian Kehutanan melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), Laksmi Wijayanti, meluruskan informasi terkait pernyataan Bupati Tapanuli Selatan yang beredar luas, mengenai dugaan pembukaan izin penebangan kayu di wilayah itu pada Oktober 2025.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) buka suara soal viralnya video kayu gelondongan hanyut terseret banjir di Sumatera Utara.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan jika Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membutuhkan anggota Polri. Kendati dirinya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait anggota Polri menduduki jabatan sipil.
Norwegia, sebagai negara yang sangat peduli lingkungan, bersedia membayar Indonesia atas keberhasilan tersebut.