Kumpulan Berita
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotilla 2.0 masih menjalani pemeriksaan kesehatan. Saat ini, mereka berada di Turki setelah sebelumnya diculik militer Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.
Kemlu RI akan mengawal pemulangan para WNI ke Tanah Air secepatnya
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang menyampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono akan menghadiri Open Debate Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York bulan ini. Agenda tersebut akan dipimpin Menlu Republik Rakyat Tiongkok (RRT) selaku Presiden Dewan Keamanan PBB.
Saat ini lima WNI dilaporkan ditangkap setelah dicegat oleh militer Israel.
Terdapat warga negara Indonesia dalam armada GSF yang dicegat Israel.
Kemlu mengungkapkan bahwa seluruh WNI yang disandera dalam keadaan sehat.
Kemlu menjelaskan, serangan itu dinilai berisiko meningkatkan ketegangan, melanggar kesepakatan gencatan senjata, serta mengganggu rantai pasok dan keamanan energi global.
Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan keputusan untuk perizinan kapal agar keluar dari Selat Hormuz ada di tangan otoritas Iran.