Kumpulan Berita
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa penanganan permasalahan utang yang terjadi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) atau Whoosh, idealnya dilakukan melalui PT Danareksa (Persero) atau Danantara, sebagai entitas yang kini mengelola dividen BUMN.
Segini utang kereta Whoosh yang bikin Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ogah lunasi pakai APBN. Purbaya menolak opsi membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh pakai APBN yang diusulkan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta??"Bandung atau Whoosh tidak akan menggunakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Purbaya Yudhi Sadewa menolak membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh pakai APBN hingga istana buka suara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) seharusnya mampu mengelola utang Kereta Cepat Jakarta??"Bandung (KCJB) secara mandiri.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak pemerintah menanggung utang KCJB. Ia mendorong Danantara untuk mengelola utang dari keuntungan kereta cepat, demi pemisahan tanggung jawab swasta dan pemerintah.
Kementerian Keuangan memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tidak membebani APBN. Pendanaan murni B2B oleh konsorsium Indonesia-China, bukan utang pemerintah. PT KAI terlibat dalam konsorsium.