Kumpulan Berita

Kereta Cepat Jakarta-Bandung.


Hot Issue
13 October 2025

Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh, Ini Alasannya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Hot Issue
13 October 2025

3 Fakta Utang Kereta Cepat Bukan Tanggungan Negara 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) seharusnya mampu mengelola utang Kereta Cepat Jakarta??"Bandung (KCJB) secara mandiri.

Hot Issue
13 October 2025

Istana Cari Cara Lunasi Utang Kereta Cepat Rp116 Triliun

Beban utang proyek Kereta Cepat Whoosh telah membengkak hingga USD 7,2 miliar atau setara Rp116 triliun.

Hot Issue
10 October 2025

Utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung Dijamin Tak Bebani Negara

Kementerian Keuangan memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tidak membebani APBN. Pendanaan murni B2B oleh konsorsium Indonesia-China, bukan utang pemerintah. PT KAI terlibat dalam konsorsium.

Hot Issue
9 October 2025

Danantara Ungkap 2 Strategi Selamatkan KAI dari Jeratan Utang Kereta Cepat Whoosh

Danantara menyiapkan sejumlah opsi untuk membantu PT Kereta Api Indonesia (KAI) keluar dari tekanan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Hot Issue
19 September 2025

Pembangunan Akses Jalan Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Rampung, Ini Kata Menhub

Menhub meninjau pembangunan akses jalan ke Stasiun Kereta Cepat Karawang yang belum rampung. Koordinasi dengan berbagai pihak digencarkan agar akses segera terwujud demi kelancaran mobilitas penumpang.

Hot Issue
25 August 2025

5 Fakta Utang Kereta Cepat Whoosh Rp116 Triliun

Pengamat BUMN usulkan pengembangan TOD, peningkatan okupansi, atau divestasi saham pemerintah sebagai solusi utang Kereta Cepat Whoosh (KCIC) yang mencapai Rp116 triliun. Langkah ini perlu dukungan investasi tambahan.

Hot Issue
25 August 2025

Utang Jumbo Kereta Cepat Whoosh, KCIC Harus Bayar Bunga hingga Rp2 Triliun per Tahun ke China

Beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau whoosh membengkak hingga USD7,2 miliar atau setara Rp116 triliun.