Kumpulan Berita
Purbaya Yudhi Sadewa menolak membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh pakai APBN hingga istana buka suara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak membayar utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) seharusnya mampu mengelola utang Kereta Cepat Jakarta??"Bandung (KCJB) secara mandiri.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak pemerintah menanggung utang KCJB. Ia mendorong Danantara untuk mengelola utang dari keuntungan kereta cepat, demi pemisahan tanggung jawab swasta dan pemerintah.
Kementerian Keuangan memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tidak membebani APBN. Pendanaan murni B2B oleh konsorsium Indonesia-China, bukan utang pemerintah. PT KAI terlibat dalam konsorsium.
Danantara menyiapkan sejumlah opsi untuk membantu PT Kereta Api Indonesia (KAI) keluar dari tekanan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Erick Thohir mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan negosiasi ulang terkait penyelesaian utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh ke China.
Pengamat BUMN usulkan pengembangan TOD, peningkatan okupansi, atau divestasi saham pemerintah sebagai solusi utang Kereta Cepat Whoosh (KCIC) yang mencapai Rp116 triliun. Langkah ini perlu dukungan investasi tambahan.