Kumpulan Berita

Kerusuhan


Nasional
1 September 2025

Heboh Unggahan Menteri soal Riza Chalid hingga Demo Rusuh, Kapolri Buka Suara!

Unggahan sejumlah menteri di media sosial tentang pemberantasan korupsi yang tengah digencarkan Presiden Prabowo Subianto di berbagai sektor dikaitkan dengan aksi demonstrasi yang belakangan ini memanas.

Megapolitan
1 September 2025

Demo Ricuh di DPR, Polda Metro: 1.240 Orang Ditangkap dan Mayoritas Anak-Anak

Polda Metro Jaya menangkap 1.240 orang terkait aksi demonstrasi berujung ricuh di kawasan Gedung DPR/MPR RI sejak 25-31 Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, 611 orang dewasa dan 629 lainnya anak-anak.

Nusantara
1 September 2025

Gedung Grahadi Dibakar Massa, Khofifah: Dilempar Molotov!

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya tengah melakukan identifikasi terkait kasus pembakaran Gedung Negara Grahadi dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Nasional
1 September 2025

Jenguk Polisi Luka Akibat Demo di RS Polri, Prabowo: Naikkan Pangkatnya!

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat luar biasa kepada para prajurit yang menjadi korban akibat ricuh aksi demonstrasi.

Nasional
1 September 2025

BEM SI Batalkan Aksi Hari Ini Buntut Marak Kerusuhan

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan membatalkan rencana aksi demonstrasi di Jakarta yang sedianya digelar hari ini, Senin (1/9/2025).

Nasional
1 September 2025

Prabowo Jenguk Korban Luka Akibat Ricuh Demo di RS Polri

Presiden Prabowo Subianto mengecek korban luka akibat ricuh demonstrasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

Nasional
1 September 2025

Kenapa Massa Leluasa Jarah Rumah Sahroni hingga Sri Mulyani? TNI Buka Suara

Tandyo menegaskan pihaknya taat konstitusi. Sehingga, TNI bergerak ketika ada permintaan perbantuan pengamanan, salah satunya dari Polri.

Nasional
1 September 2025

Wakil Panglima TNI Tepis Rumor soal Skenario Darurat Militer

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, buka suara ihwal ramainya publik yang membicarakan soal potensi pemerintah menetapkan status darurat militer imbas kericuhan yang terjadi belakangan ini.