Kumpulan Berita
Dalam penangkapan ini, pasukan TNI terlebih dahulu mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat Dekai
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menegaskan, pihaknya terus mengejar pelaku penembakan warga sipil yang disebut berprofesi sebagai sopir, Aris Sanda di Papua Pegunungan. Pelaku merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Jenazah Aris Sanda (41), korban penembakan dan pembakaran kendaraan oleh kelompok yang diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Darakma di kawasan Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan.
Yusuf memastikan, personelnya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang terlibat.
Sinta bersama dua pendamping, Haryati dan Murni, dievakuasi menggunakan Helikopter Bell dan Helikopter Fennec menuju Kenyam dari Mbua.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mendalami informasi keterlibatan KKB wilayah Kodap III Ndugama yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.
TNI menurunkan pasukan untuk mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diduga melakukan penembakan terhadap warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan.
Korban yang mengenakan jaket hitam dan celana pendek dipaksa mengangkat bendera bergambar bintang kejora oleh anggota KKB.