Kumpulan Berita
Berita itu muncul saat Pyongyang terus memamerkan kekuatan militernya.
Penembakan rudal itu terjadi menjelang latihan bersama antara Washington dan Seoul pada bulan depan.
Pada Rabu (22/2/2023) depan, Amerika Serikat dan Korea Selatan dijadwalkan membahas keadaan darurat,
Seollal dirayakan selama beberapa hari seperti Imlek.
Seperti diketahui, Kim Jong-un menghadiri parade malam akbar yang diselenggarakan oleh militer negara itu.
Jumlah ICBM dalam parade kali ini lebih banyak dari yang ditampilkan sebelumnya.
Pyongyang tidak tertarik untuk berdialog selama Washington menerapkan kebijakan yang bermusuhan.
Perluasan upaya pencegahan itu mengandung arti bahwa AS berjanji untuk mengerahkan kemampuan militernya.