Kumpulan Berita
Rudal itu diluncurkan tak lama setelah pukul 11.00 waktu setempat.
Klaim itu muncul setelah Korea Utara menambakkan rudal balistik sebagai peringatan terhadap AS.
Hwasong-17 adalah rudal balistik terbesar Korut.
Agen itu dilaporkan merupakan salah satu pejabat di Biro 10, badan rahasia yang memantau komunikasi internal dan eksternal di Korea Utara.
Korut telah melakukan beberapa pelunucran rudal sebagai tanggapan atas latihan militer AS dan Korea Selatan.
Korea Utara sebelumnya menyebut latihan militer AS dan Korsel membuat potensi perang nuklir menjadi realistis.
Bom dan amunisi tersebut diyakini berasal dari masa Perang Korea 1950-1953.
Korut memperingatkan eskalasi bencana akibat latihan militer AS dan Korea Selatan.