Kumpulan Berita
Polisi menjadwalkan pemeriksaan sejumlah pihak terkait kasus tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan maut itu menelan 16 orang korban meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
Polisi menyatakan sudah memeriksa 31 saksi kasus tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kecelakaan itu, 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
Video dari insiden tersebut menjadi viral di media sosial Threads.
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kereta api antara Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Polisi mendalami sejumlah faktor dalam peristiwa tersebut.
Polda Metro Jaya membuka peluang untuk memeriksa manajemen taksi Green SM, terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi, pada Senin 27 April 2026.
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, menerima dua pasien baru korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Keduanya mengeluhkan sesak napas.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkap adanya peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang mendorong Presiden Prabowo Subianto, memutuskan melakukan pembenahan terhadap sistem perlintasan kereta api di Indonesia.
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, merujuk dua korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur ke fasilitas kesehatan (faskes) Kelas A pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan agar korban mendapatkan perawatan yang lebih memadai.