Kumpulan Berita
Polisi menyatakan sudah memeriksa 31 saksi kasus tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kecelakaan itu, 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
Video dari insiden tersebut menjadi viral di media sosial Threads.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86, Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, sejak 29 April 2026.
Polda Metro Jaya membuka peluang untuk memeriksa manajemen taksi Green SM, terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi, pada Senin 27 April 2026.
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, menerima dua pasien baru korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Keduanya mengeluhkan sesak napas.
Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, merujuk dua korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur ke fasilitas kesehatan (faskes) Kelas A pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan agar korban mendapatkan perawatan yang lebih memadai.
Sebanyak 17 korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL masih menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Kamis (30/4/2026). Jumlah ini berkurang lima pasien dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 22 korban.