Kumpulan Berita
T Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan pelanggan pasca insiden kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Hingga Rabu (6/5/2026) pukul 05.00 WIB, sebanyak 90 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 korban masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana membangun tugu peringatan di Stasiun Bekasi Timur, untuk mengenang 16 korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuter Line.
Leza menjelaskan, bahwa petugas KAI Commuter saat ini tengah melakukan penanganan. Agar bisa menormalisasikan perjalanan Commuter Line di lokasi yang saat ini sedang diguyur hujan.
Polisi menyatakan sudah memeriksa 31 saksi kasus tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kecelakaan itu, 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
Video dari insiden tersebut menjadi viral di media sosial Threads.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86, Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, sejak 29 April 2026.
Polda Metro Jaya membuka peluang untuk memeriksa manajemen taksi Green SM, terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi, pada Senin 27 April 2026.
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, menerima dua pasien baru korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Keduanya mengeluhkan sesak napas.