Kumpulan Berita
Peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan korban. Salah satunya dirasakan oleh rekan dari Nur Alimantun Citra Lestari (19), mahasiswi STMA Trisakti, dan Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan di salah satu stasiun televisi swasta.
Saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terkait pembersihan jalur hulu pada rel di stasiun.
Ia menjelaskan, jika taksi tersebut tak mengalami kendala di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, peristiwa ini bisa dihindari.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan pihaknya belum dapat mengungkap penyebab tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Malam mencekam dialami Endang Kuswati (40), korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4). Endang merupakan penumpang di gerbong khusus perempuan dan sempat terjepit selama sekitar 10 jam.
Sistem persinyalan dalam peristiwa tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menjadi sorotan. Namun, pemerintah belum menyimpulkan adanya gangguan pada sistem tersebut sebelum hasil investigasi resmi keluar.
Suasana di KRL tujuan Cikarang, Kabupaten Bekasi, mendadak mencekam bagi pasangan suami istri, Subur Sagita (51) dan Yunita Endang (41), pada pada Senin 27 April 2026 malam . Keduanya merupakan korban selamat dalam insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur.