Kumpulan Berita
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi sopir taksi online berinisial RR bisa selamat, dalam kecelakaan di perlintasan sebidang yang kemudian berujung pada insiden maut, antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.
Polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 39 orang saksi terkait insiden tersebut.
T Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan penanganan pelanggan pasca insiden kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Hingga Rabu (6/5/2026) pukul 05.00 WIB, sebanyak 90 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 korban masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Leza menjelaskan, bahwa petugas KAI Commuter saat ini tengah melakukan penanganan. Agar bisa menormalisasikan perjalanan Commuter Line di lokasi yang saat ini sedang diguyur hujan.
Polisi menjadwalkan pemeriksaan sejumlah pihak terkait kasus tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan maut itu menelan 16 orang korban meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
Polisi menyatakan sudah memeriksa 31 saksi kasus tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kecelakaan itu, 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya terluka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86, Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, sejak 29 April 2026.
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kereta api antara Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Polisi mendalami sejumlah faktor dalam peristiwa tersebut.