Kumpulan Berita
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima orang berinisial FW alias YT; LM (23); PP alias BBMS (37); MSPO (18); dan JJS alias BS (19).
Polisi belum meminta keterangan terhadap anak berhadapan dengan hukum (ABH) terkait kasus ledakan di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Alasannya, karena faktor kesehatan.
Pihak kepolisian mengungkap kondisi anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Meski kondisinya sudah jauh membaik, ABH tersebut masih menjalani perawatan dan belum dapat dimintai keterangan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan hingga kini masih ada 10 siswa yang menjalani perawatan medis pascaledakan di SMAN 72 Jakarta.
SMAN 72 Jakarta kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (17/11/2025), untuk pertama kalinya sejak insiden ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.
Pejabat mengindikasikan tidak ada keterlibatan militan dalam insiden tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kebebasan bagi siswa SMA Negeri 72 Jakarta untuk memilih metode pembelajaran secara daring maupun tatap muka, menyusul peristiwa ledakan yang terjadi di sekolah tersebut.
Polisi telah memeriksa ayah dari anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang terlibat dalam kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta. Pemeriksaan tersebut dilakukan pada Selasa 11 November 2025.